Riot Games Mengambil Aksi Indisipliner Pada Karyawannya yang Mengatakan Ofensif Masalah Rasisme

 

Masalah masalah rasisme pada George Floyd memang menyulut masalah yang semakin besar lagi. Tidak cuma komponen warga, industri video game lakukan hal sama.

Mereka ikut memperlebar hashtag yang sedang ramai sekarang ini yakni #BlackLiveMatters. Serta akhir kali, EA masukkan pesan ini ke game FIFA 2020. Tetapi, seorang karyawan Riot Games malah lakukan satu hal-hal lain.

 

Merilis dari Vice, Ron Johnson yang memegang untuk Head Global Consumer Products di Riot Games harus terpaksa tempuh jalan indisipliner. Riot Games memberitahukan jika mereka menginterogasi pada Ron Johnson sesudah menjelaskan sesungguhnya momen itu ialah pelajaran buat mereka yang memiliki “pola hidup untuk kriminil”.

Perwakilan Riot sendiri menjelaskan jika hal yang dilaksanakan oleh Ron Johnson cukup berseberangan dengan nilai dari perusahaan Riot Games tersebut. Ditambah lagi Riot termasuk juga perusahaan yang menampik ada sentimen apa saja dalam bermasyarakat.

Riot jadi perusahaan yang tetap memberi pengakuan positif mengenai rumor sentimentil. Walau sempat terlibat masalah kesetaraan gender sekian tahun kemarin.

Belum jelas aksi apakah yang akan dilaksanakan oleh Riot pada Ron Johnson, kita harus menanti investigasinya selanjutnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *