Seorang Dapatkan “Cheat” Baru di GTA: San Andreas

Bicara mengenai Grand Theft Auto atau yang seringkali kita mengenal dengan panggilan GTA memang tidak terlepas dari yang namanya “cheat “. Ditambah lagi di GTA: San Andreas, salah satunya seri GTA yang demikian fantastis pada eranya sampai sekarang ini mungkin ada yang memainkannya. Serta kelihatannya tidak komplet bila kita cuma bermain game open world itu tanpa ada “cheat “. Banyaknya antara kalian sudah pasti tahu semua serta memahami cheat apa yang berada di GTA: San Andreas. Tetapi rupanya, ada cheat yang sampai sekarang ini juga kalian belum tahu. Cheat apa sang yang belum juga kalian kenali ? silahkan kita ulas dalam artikel paling baru kesempatan ini.

Belakangan ini seorang modder sekaligus juga fans GTA mendapatkan cheat baru yang dia klaim masih rahasia di GTA: San Andreas.

Game yang launching di tahun 2004 yang lalu ini rupanya masih simpan rahasia yang awalnya belum pernah kita sangka. Dalam penemuannya ini seorang yang mempunyai kanal YouTube namanya Vadin M membuat suatu video tentang cheat penemuannya. Cheat baru ini diketahui cuma berjalan di GTA: San Andreas versus mobile yang disebut portingan yang sama juga dengan versus Xbox 360 dan PS 3.

Untuk aktifkan cheat itu di piranti mobile.

Dia merekomendasikan supaya memakai piranti penambahan yang perlu ditancapkan di handphone, seperti keyboard external. Dalam beberapa keterangan yang dikatakan, ada banyak cheat yang menarik seperti senjata paket 4 dengan penambahan gatling gun serta night vision sampai cheat yang sangat mungkin kita dengan cara “instan” mengakhiri satu misi.

Cheat yang baru diketemukan ini beritanya dipakai oleh si developer yakni War Drums Studios dalam lakukan porting ke basis lain dengan arah menguji serta mengadopsi apa game itu betul-betul berjalan sesuai versus aslinya yang awalnya launching di PS 2 dimana Rockstars di saat itu belum juga memasukkan kode-kode cheat baru itu.

Ini 5 Fakta Mengapa Gamer Benar-benar Senang dengan Topik Dark Model

Ada banyak fakta mengapa umumnya gamer di penjuru dunia menyenangi topik dark model.

Belakangan ini dark model sudah jadi trend tertentu di dunia internetan sebab sekarang ini mulai beberapa website atau aplikasi yang mulai mengaplikasikan topik gelap itu ke web atau aplikasinya untuk mengundang perhatian dari pemakai. Buat seorang gamer, topik dark model telah jadi salah satunya feature yang harus ada sebab beberapa fakta berikut.

Kesempatan ini Dunia Games akan mengulas mengenai lima fakta mengapa gamer benar-benar menyenangi adanya dark model. Kurang lebih apa sich faktanya? Nah dibanding kalian ingin tahu lebih bagus langsung yuk baca ulasannya berikut ini gaes!

1. Pas dengan Rutinitas Gamer

Sama seperti yang kita ketahui jika gamer umumnya senang bermain pada di waktu malam, atau bermain di ruang yang gelap supaya tidak mengakibatkan kerusakan pandangan di monitor monitornya. Bila gamer buka web atau aplikasi dengan topik yang jelas tentunya itu sedikit akan mengganggu pandangan mereka semasa sesaat sebab begitu silau untuk disaksikan dalam tempat yang gelap.

Oleh karena itu seorang gamer harus aktifkan model dark theme agar mata masih berasa nyaman lihat monitor monitor di ruang yang gelap atau pada di waktu malam hari.

2. Tidak Buat Silau

Sama seperti yang telah dituliskan pada point pertama di atas jika umumnya gamer suka bermain game saat malam hari. Nah saat malam hari itu, topik dark model sangat menolong sebab penampilannya yang tidak menyilaukan serta pas dengan situasi di seputar.

3. Enak Dilihat oleh Mata

Kecuali tidak buat silau, model dark theme umumnya mempunyai penampilan yang enak dilihat oleh mata sebab simpel, serta dingin untuk disaksikan. Adanya dark theme pasti membuat pemakai berasa kerasan begitu lama lihat monitor monitor sebab penampilannya yang mempersejuk mata.

4. Punyai Penampilan yang Menawan serta Menentramkan

Dark theme di sejumlah aplikasi atau web memang mempunyai penampilan yang sederhana. menawan, serta berkesan menentramkan. Tidak bingung mengapa gamer benar-benar menyenangi topik gelap sebab memang dark theme ini nampak rapi serta dapat menentramkan perasaan sesudah bermain game dalam tempo yang lumayan lama.

Memandangi web atau aplikasi dengan feature dark model kadang dapat jadi pemuasan buat gamer yang sedang emosi serta dapat membuat perasaan bertambah lebih tenang sebab situasinya yang berkesan gelap serta sepi.

5. Faktor yang Kental dengan Dunia Gaming

Sama seperti yang kita ketahui jika sebagian besar suatu hal yang terkait dengan gaming memang mempunyai topik gelap. Misalnya ialah periferal seperti keyboard atau mouse yang umumnya berwarna hitam, console game yang semua hitam, serta ada banyak hal yang lain di dunia gaming yang terkait dengan dark theme.

Tentunya seorang gamer tidak asing lagi dengan topik dark model sebab mereka tetap lihat suatu hal yang gelap. Serta beberapa game basis seperti Steam saja memakai dark theme agar tidak menyilaukan beberapa pemakainya.

Ya itu barusan sedikit bahasan dari Dunia Games mengenai lima fakta mengapa gamer benar-benar menyenangi topik dark model di aplikasi atau web yang mereka pakai setiap hari. Adanya dark theme, seorang gamer pasti berasa suka sebab pandangan mereka tidak terusik yang dikarenakan oleh silaunya sinar yang dipantulkan dari light theme.

FIFA 20 versus PES 2020: Mana yang Makin Baik?

Saat bicara mengenai simulasi sepakbola, FIFA dapat disebut menaklukkan Pro Evolution Soccer (PES) dalam soal pemasaran serta penjelasan semasa lebih satu dasawarsa. Tetapi, tiap tahun, PES sukses makin dekat sama lawannya itu. Mungkinkah tahun ini Konami pada akhirnya dapat mengejar? FIFA 20 versus PES 2020, Mana yang lebih bagus atau bagus antara ke dua nya?

PES 20, atau eSports Pro Evolution Soccer 2020, sudah dikeluarkan semenjak bulan Juli, sesaat FIFA 20 baru dikeluarkan di akhir September kemarin. Serta banyak pengulas sudah mempunyai respon mengenai kedua-duanya. Baik itu ulasan FIFA 20 atau penjelasan tentang Pro Evolution Soccer (PES) 2020.

Pro Evolution Soccer tetap menaklukkan FIFA dalam soal gameplay, serta tahun ini demikian. FIFA masih setia pada style permainannya yang makin arcade, dimana trick serta kecepatan keseluruhannya mainkan unsur besar dalam hasil laga, yang membuat makin gampang dimainkan oleh pemain baru.

Tahun ini, FIFA sudah mengenalkan ‘Footbal intelligence’ atau kecerdasan sepakbola, yang sudah membuat pergerakan yang makin sesuai kenyataan untuk semua pemain di lapangan. Ada pula perbaikan untuk tingkatkan dribbling mendatar, mengendalikan tekel, sepakan bebas, sepakan pojok serta penuntasan akhir.

Eurogamer menjelaskan: “Ada banyak peluang dimana gerakan bola turut bermain dengan trek yang makin sesuai kenyataan serta beberapa pantulan, tackling nampak makin kuat, serta saat ini saya pikir beberapa pemain yang cepat bisa menjauh dari beberapa bek, tapi disamping itu tidak ada yang mencolok dengan cara spesial.”

PES 2020 sudah tingkatkan pendekatan mereka yang makin sesuai kenyataan pada gameplay. Kecuali pojok camera baru yang membuat kamu berasa seperti melihat laga langsung, skema Finesse Dribble yang baru memberikan beberapa pemain berpotensi seperti Messi keuntungan, sebab mereka saat ini bisa lari melalui beberapa bek secara benar-benar tidak sama seperti awalnya.

Ini bermanfaat sebab AI yang protektif sudah dinaikkan dengan cara menegangkan, membuat makin susah untuk cetak gol, namun berasa adil. Kemungkinan kenaikan yang sangat riil buat pemain PES 2020 ialah komponen gameplay yang disebutkan ‘miss-kicks’ yang meningkatkan kekeliruan pemain yang akan berlangsung di kehidupan riil. Ini dengan cara besar kurangi potensi untuk lakukan passing bolak-balik serta membuat kamu memperhitungkan langkahmu makin berhati-hati.

Gamesradar menjelaskan: “Untuk sejumlah besar, eFootball PES 2020 tawarkan replikasi dari permainan yang indah. Ini ialah PES yang sangat sesuai kenyataan serta dalam sampai sekarang ini, minimal off line, dengan sejumlah fitur baru seperti camera ‘Stadium’ serta beberapa kenaikan gameplay menunjukkan tambahan-tambahan penting.”

Perbedaan Grafik

FIFA sering jadi yang paling baik dalam game sepakbola, minimal sampai sekarang ini. PES sudah tingkatkan permainan mereka tiap tahun. Belakangan ini, Konami memberitahukan jika mereka sudah berpartner dengan beberapa tim sepak bola paling besar di dunia termasuk juga Juventus, Manchester United, serta Barcelona.

Tetapi itu bukan bermakna jika mereka saat ini mempunyai nama tim, simbol club, serta jersey sah mereka, walau satu pengakuan di situs situs mereka mengeluarkan bunyi:

“Disamping itu, tim pengembang sudah diberi akses dalam pada beberapa pemain tersebut, lewat pemindaian 3D semua badan, untuk membuat keserupaan mereka dalam permainan seakurat kemungkinan.”

Ada banyak pemain yang belum dipindai, yang masih tetap nampak
jauh lebih bagus, hingga ketidaksamaan diagram antara FIFA 20 versus
Pro Evolution Soccer (PES) 2020 makin riil nampak dimenangi oleh FIFA 20.

Ketidaksamaan Lisensi

FIFA tetap mempunyai pilihan lisensi yang semakin lebih besar, yang disebut fakta penting kenapa mereka tetap jual semakin banyak. Beberapa pemain tidak mau bermain untuk Man Red di stadion Trad Brick, serta itu dapat dimaklumi. Sesudah Pro Evo kehilangan hak Liga Champions untuk FIFA, beberapa orang memandang mereka akan mati selama-lamanya.

Tetapi, tahun ini PES menantang, mengambil hak privat untuk Juventus
dari EA Sports, dan memperoleh hak untuk Euro 2020. FIFA masih memenangi kelompok ini dengan gampang.

Ketidaksamaan Model

Dalam usaha untuk beri kesegaran seri ini, EA Sports sudah mengenalkan
model paling baru yang diberi nama VOLTA di FIFA 20 yang seperti dengan
FIFA Street bila Kamu sempat memainkannya.

EA menggambarkannya untuk, “Style permainan yang betul-betul baru yang dilandaskan pada realisme sepakbola jalanan dengan beberapa alat baru termasuk juga penampilan serta kemampuan yang disederhanakan, animasi baru, atau memakai tembok untuk rekanan segrup.”

Pemain dapat mainkan tiga versus tiga Rush (tanpa ada GK), empat versus empat, empat versus empat rush, lima versus lima, serta futsal profesional.

PES 2020 nampaknya tidak mempunyai model baru, tetapi PES
sudah membuat kenaikan besar pada model Master League offline,
termasuk juga cut scene, mode manager, serta kenaikan skema transfer pemain.

Jadi Mana yang Paling baik?

FIFA 20 versus PES 2020 tidak disangsikan lagi, FIFA 20
akan terjual semakin banyak dibanding PES 2020, tetapi step
saat ini, ialah step dimana PES sudah berubah jadi jauh lebih
bagus untuk membuat kamu berpaling. Bila kamu menyenangi
Ultimate Tim serta nuansa arcade FIFA, karena itu kamu tidak
punyai fakta untuk berubah, karenanya akan jauh lebih baik
dengan cara online. Tapi bila kamu inginkan peluang untuk maju
serta ingin nikmati pengalaman yang makin taktis, karena itu PES sangat pas buat kamu.

Simpulan perbandingan di antara FIFA 20 versus
PES 2020 yakni bergantung bagaimana Kamu menyaksikannya
serta lebih nyaman mainkan yang mana antara ke duanya ya guys.

Vince Zampella: Tidak Ada Titanfall Baru Untuk Waktu Ini

Respawn Pertunjukan dibuat oleh Vince Zampella serta Jason West di tahun 2010, sesudah mereka pergi dari Infinity Ward. Dengan IP baru Titanfall, mereka memberi angin fresh untuk beberapa fans jenis multiplayer First-Person Shooter pada tahun 2014. Serta di tahun 2016 Titanfall 2 launching untuk PC serta konsol, memperoleh ulasan yang sangatlah baik daripada media. Tetapi penjualannya tidak bagus sebab tertekan antara rilisnya Battlefield 1 serta Call of Duty: Infinite Warfare waktu itu.

Pada akhirnya waktu masuk usia 10 tahun, Respawn Pertunjukan bisa nikmati keberhasilan mereka dengan Apex Legends serta Star Wars Jedi: Fallen Order pada tahun 2019. Apex Legends adalah game Free-to-Play PlayStation 4 terbanyak di unduh semasa tahun 2019. CEO Electronic Arts Andrew Wilson menjelaskan jika Star Wars Jedi: Fallen Order adalah judul pertama dari franchise game Star Wars yang baru. Sampai akhir bulan Maret 2020, Fallen Order mempunyai lebih dari pada 10 juta pemain, berdasar laporan penghasilan tahun fiskal 2020.

Keberhasilan ini membuat Vince Zampella dipercayai untuk pimpin studio DICE Los Angeles, yang sekarang ini jadi studio dukungan untuk game-game bikinan Electronic Arts. Serta Respawn Pertunjukan sekarang ini sedang membuat Medal of Honor: Above and Beyond, game shooter Virtual Reality untuk Oculus Rift.

Waktu diberi pertanyaan apa akan ada seri Titanfall baru, Vince Zampella menjawab “Tidak ada development untuk sekarang ini” dengan suara optimistis. “Tetapi (Titanfall) akan ada, dikit demi sedikit kembali lagi hidup lewat background narasi di Apex Legends “. “Satu waktu saya pribadi ingin lihat satu kebangkitan kembali lagi Titanfall. Kita melihat apa itu bisa direalisasikan “.

Electronic Arts akan membuat moment online EA Play Live 2020 pada tanggal 11 Juni 2020 jam 16.00 waktu Amerika Serikat. Waktu diberi pertanyaan apa akan ada informasi tentang Medal of Honor: Above and Beyond, Vince menjawab jika akan ada informasi tentang game paling baru Respawn Pertunjukan pada EA Play Live.

2K Games Pada akhirnya Sah Informasikan Mafia Trilogy

Dalam Mafia Trilogy ini nanti akan berisi Mafia 1 yang di-remake serta Mafia 2 yang di-remaster!

Sesudah tersebar isu jika game Mafia 2 Remaster disebut akan ada grafis makin fresh bulan kemarin. Sekarang 2K Games sah memberitahukan kedatangan seri game Mafia Trilogy yang ada dengan kenaikan dari sisi grafis dan gameplay.

Nanti Mafia Trilogy ini akan berisi dari Mafia 1 sampai Mafia 3 serta dapat disebut seperti satu game remastered dari franchise Mafia, seperti seri God of War Remastered. Dengan hadirnya versus remaster, Mafia sendiri akan memperoleh kenaikan grafis yang benar-benar relevan.

Menariknya, listing Microsoft Store mengatakan jika kalau seri Mafia 1 dari versus Trilogy ini adalah versus Remake. Sedang seri Mafia 2 cuma akan memperoleh versus Remaster.

Nanti Mafia: Definitive Edition (Mafia I) akan memperoleh peningkatan datang dari awal dengan tambahan penambahan narasi dibanding versus originalnya, gameplay yang makin kekinian, serta musik yang baru. Tentu saja bisa menjadi seri Mafia pertama yang tawarkan nostalgia sekaligus juga ada content yang makin fresh.

Gagasannya, 2K Games sendiri akan memberikan info selanjutnya sekitar game Mafia Trilogy ini ibarat tanggal launching serta detailnya pada tanggal 19 Mei 2020 akan datang. Disamping itu game ini dinyatakan akan dikeluarkan untuk basis PlayStation 4, Xbox One, dan PC lewat Epic Games Store, dan Steam.

7 Hantu di Game Ini Makin Menyeramkan dari DreadOut 2

Hantu-hantu di DreadOut 2 kurang greget? Coba banding dengan hantu dalam video game pada daftar berikut!

DreadOut sudah jadi satu judul game seram jagoan Indonesia. Franchise game punya Digital Happiness ini sudah memetik banyak populeritas serta mempunyai fans dari dalam negeri sampai luar negeri. Sesudah memperoleh versus spin-off Keepers of The Dark serta film live action, pada akhirnya game ini memperoleh sekuelnya dengan judul DreadOut 2.

Meneruskan narasi dari DreadOut pertama, kamu akan memainkan Linda dengan sudut pandang yang sama. Si gadis SMA ini masih setia memakai camera handphone milknya untuk tangkap beberapa makhluk astral. Tetapi yang menjadi pembeda di DreadOut 2 ialah Linda dapat memakai senjata jarak dekat untuk memukul beberapa hantu nakal yang mengganggu.

Tetapi tahukah kamu jika ada banyak hantu luar negeri yang tidak kalah menakutkan dibanding hantu dari DreadOut 2? Serta hantu-hantu itu diadaptasi ke satu video game, loh! Nah ingin tahu, kan, apa hantunya? Baca ulasannya di bawah ini ya, gaes!

1. Kirie Himuro – Fatal Frame

Sudah pernahkah kamu mainkan game Fatal Frame? Game sebagai ide untuk DreadOut ini benar-benar fantastis saat launching pertama-tama. Tidak cuma mendatangkan kengerian yang buat bulu kuduk merinding, dan juga menyediakan beberapa hantu Jepang yang mirakelus.

Diantaranya ialah hantu dari figur ciri-ciri Kiri Himuro, hantu wanita yang benar-benar ikonik dalam franchise Fatal Frame. Sebelumnya Kiri cuma seorang penjaga kuil paling akhir yang masih tetap sisa, tetapi saat tidak berhasil lakukan satu ritual, hantu wanita ini justru menyebar intimidasi buat pengunjung yang tiba ke kuil itu.

2. Woman Ghost – Allison Road

Keberhasilan game Silent Hill menjadi ide beberapa developer indie untuk bikin game sama, sama yang dilaksanakan oleh developer namanya Lilith yang pernah diberitakan meningkatkan game berjudul Allison Road di tahun 2016 kemarin.

Versus demonstrasi game seram ini sukses dicicip juta-an gamer di penjuru dunia dan menyuguhkan permainan yang benar-benar mendebarkan sebab nuansa menakutkan serta ada hantu wanita menyeramkan! Sayangnya peningkatan Allison Road harus diurungkan sebab si developer alami beberapa jenis kendala pribadi.

3. Lisa – P.T.

P.T. alias Playable Teaser ialah satu game seram yang ditingkatkan oleh Hideo Kojima bersama-sama Guillermo del Toro. Game yang ditingkatkan di bawah naungan Konami ini sukses merampas perhatian penggemar game seram di penjuru dunia.

Bagaimana tidak? Penerus Silent Hill ini sukses mendatangkan nuansa yang menakutkan dengan diberi bumbu faktor teka-teki. Ditambah lagi game ini mempunyai sesosok hantu namanya Lisa, hantu ibu memiliki kandungan yang gentayangan karena dibunuh suaminya sendiri, hingga membuat atmosfer permainan makin menakutkan.

4. Araya – Araya

Araya ialah satu game seram yang ditingkatkan oleh developer asal Thailand, Mad Virtual Reality Studio. Game ini bertopik pembunuhan seorang gadis namanya Araya dalam suatu rumah sakit.

Kecuali pecahkan teka-teki, kamu akan berjumpa dengan figur hantu Araya yang menyukai ada dengan cara mendadak. Khasnya game ini mempunyai suport virtual reality (VR) yang tentu saja akan meningkatkan kengerian saat memainkannya.

5. Sailor Girl Ghost – Man of Medan

Sesudah sukses besar dengan Until Dawn, Supermassive Games sudah meluncurkan game baru bersama-sama Bandai Namco berjudul Man of Medan. Game ini jadi sisi pertama dari The Dark Pictures Anthology yang disebut koleksi narasi seram sinematik yang menawarkan kesan-kesan serta topik yang lain di setiap game.

Antara hantu yang ditampilkan dalam game itu, Sailor Girl Ghost ialah figur yang cukup membuat bulu kuduk pemain merinding. Bagaimana tidak, hantu yang sebelumnya ada dengan wajah cantik ini mendadak menjadi benar-benar menyeramkan serta berkekuatan yang kamu lari terbirit-birit.

6. Slenderman – Slender: The Eight Pages

Slenderman atau diketahui untuk “Mister Gepeng” di Indonesia, termasuk juga salah satunya hantu yang terpopuler di budaya terkenal. Hantu ini ada pertama-tama untuk meme di internet di tahun 2009 kemarin.

Figurnya yang tinggi, gepeng, serta tidak mempunyai muka sukses buat Slenderman semakin terkenal. Nah Slenderman diangkat pada game Slender: The Eight Pages yang launching tahun 2012 kemarin. Bukan hanya berjumpa figur hantu ini, dalam game ini pemain akan dikasih misi kumpulkan delapan lembaran dalam suatu rimba. Tentu saja, pemain harus cari lembaran-lembaran itu sendirian di waktu malam hari serta cuma diberi senter.

7. Alma Wade – F.E.A.R.

F.E.A.R. ialah game yang mempunyai komponen yang sama juga dengan Fatal Frame, yakni jumlahnya hantu yang buat pemain tidak kuat begitu lama mainkan game ini. Begitupun ciri-ciri lawan penting yang sama menyeramkan, yakni Alma Wade.

Ciri-ciri ini makin seperti sama ciri-ciri Carrie, ciri-ciri cewek dalam film Carrie dengan potensi telekinesis. Alma Wade dapat disebut ialah versus makin jelek dari Carrie. Soalnya, hantu ini dapat lenyap serta mendadak ada demikian saja. Apalagi ia punyai potensi untuk mengatur benda di seputar serta makhluk-makhluk horor yang lain dengan memerintahnya untuk menggempur pemain.